Banner
Perpustakaan SMK N 1 BalikpapRadio Suara EdukasiDinas P & K Prov KaltimDITPSMK Kemdikbud RIBursa KerjaSimulasi Digital
Login Member
Username :
Password :
Jajak Pendapat
Apa saja yang telah dilakukan pada web sekolah SMKN 1 balikpapan
Sekedar Tahu dan Bangga
Memanfaatkan Fasilitas
Melakukan Interaksi
Melakukan KBM
Unduh dan Upload File
Lihat
Statistik

Total Hits : 1844725
Pengunjung : 335094
Hari ini : 141
Hits hari ini : 322
Member : 835
IP : 54.221.75.115
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

humassmknsatubpn@yahoo.co.id    
Agenda
19 November 2018
M
S
S
R
K
J
S
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
Twitter

Badan Bahasa Buat KBBI dengan Huruf Braille

Tanggal : 10/25/2018, 09:04:56, dibaca 54 kali.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuat Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Braille yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas netra.  

"KBBI Braille ini akan diluncurkan pada pelaksanaan Kongres Bahasa Indonesia XI yang diselenggarakan pada 28 hingga 31 Oktober 2018," ujar Kepala Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud Prof Dadang Sunendar, di Jakarta, Rabu (24/10).  

KBBI tersebut, kata dia, disusun untuk mewujudkan keadilan dan akses bagi penyandang disabilitas. Alih huruf menjadi KBBI Braille tersebut dilakukan dengan melibatkan penyandang disabilitas netra langsung sebagai pengguna kamus melalui beberapa tahap.  

Tahap pertama adalah pengalihan huruf latin ke Braille kemudian dicetak. Tahap kedua adalah penyuntingan oleh penyandang disabilitas netra untuk menghindari kesalahan penulisan, keterbacaan, dan sebagainya.  

Tahap ketiga adalah pencetakan dan penjilidan KBBI Braille. Secara keseluruhan, KBBI tersebut dibagi menjadi 138 jilid dan setiap jilid berisi 50 lembar kertas khusus cetakan Braille yang terdiri atas bagian depan kamus yang berisi petunjuk pemakaian, bagian batang tubuh berupa entri kamus dari A-Z, dan bagian belakang yang berisi lampiran. 

Kongres Bahasa Indonesia XI Tahun 2018 menghadirkan 27 pembicara kunci dan undangan, serta 72 pemakalah seleksi yang berasal dari dalam dan luar negeri. Peserta yang akan mengikuti kongres tersebut berjumlah 1.031 orang yang terdiri atas para pemangku kepentingan, seperti pejabat publik, akademisi, budayawan, tokoh pegiat, pakar, guru, praktisi/pemerhati bahasa dan sastra Indonesia serta daerah, serta para tamu undangan. Tamu undangan yang hadir merupakan perwakilan dari 26 negara-negara sahabat.   

Sumber : Antara




Berita Lainnya :

   Kembali ke Atas

Kembali ke atas