Banner
Perpustakaan SMK N 1 BalikpapRadio Suara EdukasiDinas P & K Prov KaltimDITPSMK Kemdikbud RIBursa KerjaSimulasi Digital
Login Member
Username :
Password :
Jajak Pendapat
Apa saja yang telah dilakukan pada web sekolah SMKN 1 balikpapan
Sekedar Tahu dan Bangga
Memanfaatkan Fasilitas
Melakukan Interaksi
Melakukan KBM
Unduh dan Upload File
Lihat
Statistik

Total Hits : 1901648
Pengunjung : 345364
Hari ini : 345
Hits hari ini : 2700
Member : 835
IP : 54.236.230.108
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

humassmknsatubpn@yahoo.co.id    
Agenda
18 December 2018
M
S
S
R
K
J
S
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
Twitter

Kemendikbud: Pembatasan Gawai tak Hambat Kreativitas Siswa

Tanggal : 03/06/2018, 08:13:39, dibaca 334 kali.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan surat keputusan bersama (SKB) terkait pembatasan penggunaan gawai tidak akan menghambat kreativitas siswa di sekolah. Sebab, di era disrupsi seperti sekarang, siswa juga berhak mengakses informasi dan ilmu pengetahuan dengan memanfaatkan alat digital. 

"Saat ini kan banyak siswa yang mempunyai kegiatan atau aktivitas yang memang harus menggunakan gawai. Itu pastinya akan jadi pertimbangan kami juga (dalam merancang SKB)," kata Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendikbud Daryanto kepada Republika.co.id, Ahad (4/3). 

Dia mengatakan, bentuk pembatasan penggunaan gawai siswa/i di sekolah pastinya akan disesuaikan dengan usia siswa, kematangan emosi, dan faktor-faktor lainnya. Sehingga bentuk pembatasan penggunaan gawai bagi siswa Sekolah Dasar (SD) akan berbeda dengan bentuk pembatasan bagi siswa/i Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan begitu seterusnya. 

Selain dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), dalam pembentuan SKB tersebut juga melibatkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Sehingga, bentuk pembatasan penggunaan gawai dimungkinkan tidak melulu dengan penyitaan gawai oleh guru. Bisa jadi, kata Daryanto, Kemenkominfo membuat suatu program yang bisa memproteksi situs-situs yang tidak layak diakses siswa.. 

"Bisa jadi nanti Kemenkominfo merancang suatu program yang bisa melakukan proteksi-proteksi tertentu bagi siswa di sekolah. Yang tahu masalah itu Kemenkominfo lah, tapi saya memastikan akan ada kajian yang benar," jelas dia. 

Diketahui, saat ini pemerintah sedang menyiapkan peraturan untuk membatasi penggunaan gawai bagi anak. Tujuannya, untuk mengurangi risiko paparan konten negatif pada anak dan mencegah anak kecanduan gawai. 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise menyatakan pemerintah akan membuat Surat Keputusan Bersama Menteri meliputi Menkominfo, Menteri PPPA, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sebagai payung hukum pembatasan gawai pada anak.

http://republika.co.id/berita/pendidikan/eduaction/18/03/04/p52bku368-kemendikbud-pembatasan-gawai-tak-hambat-kreativitas-siswa )





Berita Lainnya :

   Kembali ke Atas

Kembali ke atas