You need to enable javaScript to run this app.

Dedi Mulyadi Targetkan Guru dan ASN Malas Masuk ke Barak Militer

  • Kamis, 15 Mei 2025
  • Editor
  • 0 komentar
Dedi Mulyadi Targetkan Guru dan ASN Malas Masuk ke Barak Militer

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga mengincar guru dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang malas masuk ke barak militer.

Menurut Dedi, dikirimnya guru dan ASN malas tersebut dilakukan sebagai bentuk dari pendidikan karakter.

"Ke depan, guru dan pegawai yang malas akan kami kirim ke barak tentara. Ini sebagai bagian dari pembinaan karakter," kata Dedi dikutip dari Kompas.com, Selasa (13/5/2025).

Selain itu, kata Dedi, dikirimnya guru dan ASN malas ke barak militer menjadi bagian dari rangka evaluasi menyeluruh sistem pendidikan di Indonesia.

Wibawa guru lemah bisa mengaruhi perilaku siswa di sekolah

Sebab, Dedi menilai lemahnya kewibawaan guru turut memengaruhi perilaku siswa di sekolah.

"Tumbuhnya anak-anak nakal yang tidak terkendali, ini juga harus menjadi bagian dari instrospeksi pendidikan. Jadi, sistem belajar dan mengajar di sekolah jadi faktor kenapa anak-anak berlaku seperti ini," ujarnya.

Tidak hanya guru dan ASN, Dedi juga berencana memasukkan individu yang meresahkan ke barak militer. Misalnya warga yang terlibat aksi mabuk di jalan, atau membuat keributan akan dikirim langsung ke barak militer.

“Kita akan tempatkan mereka di barak. Tapi tentu dengan pendekatan terstruktur, karena mereka punya keluarga. Maka, akan kami pekerjakan di proyek konstruksi pemerintah dan tetap mendapat honor," ungkapnya.

Dedi juga menegaskan, program ini, dijalankan secara bertahap dengan pendekatan menyeluruh.

Nantinya, khusus pelajar, kegiatan dikelola langsung oleh bupati dan dandim, serta diawasi oleh danrem dan jajaran kepolisian. Serta akan diperluas ke seluruh Jawa Barat tergantung pada kesiapan daerah.

"Program ini bukan pendidikan militer. Ini pendidikan kedisiplinan, mengubah dari kebiasaan buruk menjadi baik, termasuk menyadarkan anak-anak agar tidak lagi mengendarai motor di bawah umur atau kecanduan gadget," pungkas Dedi.

(https://www.kompas.com/edu/read/2025/05/13/171500971/dedi-mulyadi-targetkan-guru-dan-asn-malas-masuk-ke-barak-militer)

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar